Aku Bersyukur

Lemah! Kadang aku menyeru pada diriku sendiri. Sebenarnya ada suatu hal yang ingin aku ceritakan pada-Mu. Meski aku tau, tanpa aku menceritakan padaMu, Kau pasti telah mengetahuinya. Seraya kuangkat kedua tanganku dan kutundukkan kepalaku, aku sempay berucap bahwa aku akan setia padaMu. Bukan apa apa, terkadang aku merasa aku tidak adil padaMu. Namun Allah.. Kau tau kan aku adalah gadis yang sangat perasa? Meski kebanyakan orang tau aku adalah perempuan yg tegar dan kuat. Kadang aku ingin seperti mereka, tetapi aku tau... Setiap orang memiliki jalannya masing-masing. Dan semua hanya sawang sinawang. Namun Allah.. Aku juga ingin seperti mereka. Yang tidak perlu memikirkan makan, buku, fotokopi, uang internet, biaya hidup, kebutuhan orang tua, sampai biaya-biaya kecil. Apalagi di sini kondisiku semakin melemah. Daya tahan tubuhku semakin menurun. Kebutuhan semakin banyak. Akademik semakin ruwet. Amanah di masjid semakin besar, melayani jamaah harus, organisasi jg harus jalan. Aku ingin masa bodoh dengan semua ini. Namun tidak bisa. Aku lupa kapan terakhir kali aku menerima uang dari kedua orangtuaku. Aku bukan mengeluh. Aku justru sangat bersyukur. Tp jika aku membayangkan rutinitasku sebelumnya, aku benar2 lelah. Allah.. Kau menyaksikan sendiri bukan. Dr wkt subuh hingga wkt suruk ak di masjid. Selekasnya ak di kampus. Dan di sela-sela itu ak mengerjakan pekerjaanku utk cari uang. Dan aku menyaksikan teman2ku tertawa bahagia tanpa beban. Yaa... Aku ikut mereka. Aku seolah tertawa. Seolah baik-baik saja. Dan belum lg jika ada agenda UPM.. Ngajar.. MTC.. Pgtpq.. Allah Yaa Fath. Nikmat sekali. Jam 6 sampai jam 8 di masjid. Jam set.9 mulai kerjakan tugas2. Jam 00.00 ngejob. Dan aku sering berpikir.. Allah, ketika teman2ku sedang pulas tertidur, aku terjaga untuk mendapatkan uang. Kadang ak ingin tertawa.. Sebenarnya.. Posisiku itu sbg apa. Mahasiswi kah? Pelayan jamaah kah? Seorang pengajar kah? Santri kah? Atau seorang pekerja writer kah? Hahaha..


Kadang aku marah pada mereka yg masih malas kuliah. Yang TA. Yang tdk serius. Pdahal orang tua mereka sangat mendamba dambakan dan membanggakan mereka di rumah. Aku selalu ingat... Apa yg kita lakukan pada orang tua kita kini... Akan dilakukan oleh anak kita pada kita. Jangan kecewakan mereka. Ketika kau mulai merasa lelah dan ingin menyudahi perjuanganmu...ingat! Masih ada 2 org yg menggantungkan harapan mereka di pundakmu.

Dan ingat!!! Orang yang sukses adalah ia yang bangun ketika yang lain tidur. (A. Heru Santosa).

Dimanapun kalian berada, selalu lah junjung tinggi nilai kejujuran. Karena kejujuran akan mengantarkanmu pada kemuliaan. Semoga kita bertemu lagi dlm keadaan yg lebih baik. (Chusnul)

....,....................... Setiap orang punya jalan hidup masing-masing. Aku hanya perlu bersyukur. Aku bukan anak orang berpendidikan tinggi. Aku bukan anak orang yang berada. Aku bukan anak dr orang yg brpangkat. Tdk ada yg bisa kuandalkan dr itu. Bukan suatu masalah. Karena aku punya dua hal yg sangat menguatkanku... Yaitu... ALLAH.... dan.... YAKIN !!!!!
Aku akan melibatkan-Nya dalam segala urusanku. Allah Tujuanku.. Allah Ghaiyyatunaa...

Komentar